Google
Tampilkan postingan dengan label Info Parfum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Parfum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2008

Paris Hilton Rilis Parfum Baru 'Heiress'


Sukses di bisnis parfum, Paris Hilton kembali mengeluarkan parfum. Kali ini, diberinya nama 'Heiress'. Parfum ini hadir dengan aroma bunga yang sensual. Hmmm...


Masih di bawah naungan perusahaan wewangian Parlux Fragrances, Paris merilis parfum berbotol putih bening itu.

Ketertarikan Paris akan bisnis parfum dimulai tahun 2004 lalu. Tepatnya bulan Mei, Paris digandeng Parlux Fragrances dan merilis parfum pertamanya, 'Paris Hilton'.

Menyambung kesuksesannya, Paris lalu merilis 'Paris Hilton for Men'. Cologne untuk penggemar laki-laki Paris. Sambutan akan produk itu pun tak jauh berbeda dengan produk pertamanya. Tak lama kemudian, Paris kembali merilis 'Just Me' by Paris Hilton yang tersedia untuk pria dan wanita

Selengkapnya......

Jumat, 07 Maret 2008

Launching Aux de Q Luv Parfum


Alhamdulillah akhirnya setelah sekian lama menjalani bisnis parfum akhirnya kita coba untuk untuk diversifikasi produk. Sebelumnya kami konsen di kemasan Parfum Pena maka di tahun 2008 ini kita akan coba satu produk baru dengan kemasan botol kaca 50 ml.



Brand dari produk itu adalah Aux De Q Luv yang mempunyai arti sarana atau tempat untuk menyatakan cinta.Jadi maksudnya disini adalah siapa yang ingin menyatakan cintanya kepada orang yang di kasihinya maka Parfum ini adalah sarana yang tepat.hehe promosi banget yah.
Semoga aja niat yang kami cita-citakan bisa dengan sukses di pasaran .Amiin
Selengkapnya......

Minggu, 02 Maret 2008

Sejarah Coco Channel

Dari sekian banyak nama dalam industri parfum— yang umumnya di dominasi pria, Coco Chanel dan Estee Lauder adalah dua nama wanita yang begitu kuatnya melekat dalam ingatan kita kare¬na inovasi yang dilakukan dan mempengaruhi industri parfum dunia. Coco Chanel dengan tero- bosannya memasukkan parfum dalam industri fashion dan Estee Lauder yang mem-beri 'kekuatan' pada kaum wanita untuk menentukan sendiri aroma yang diingin-kan melekat pada tubuh me-reka. Ingin tahu cerita detailnya?



Terobosan Coco Chanel
Bila mendengar kata 'Coco Chanel' yang langsung terlintas datam benak kita adalah desain yang simpel dan berkelas. Pengaruh Coco dalam industri fashion masih sangat terasa hingga saat ini. Garis rancangan busana modern dan parfum No. 5 by Chanel merupakan sebagian 'warisanrya' bagi wanita dunia.
Di tahun 1920-an ada beberapa peristiwa monumental yang terus diingat orang hingga kini. Seperti berdirinya Time Magazine, berakhirnya masa film bisu, berdirinya House of Faberge, atau penerbangan solo Charles Lindbergh me-lintasi laut Atlantik. Di kurun waktu yang sama, Coco Chanel sudah menjadi sebuah nama sensasional dalam industri fashion.

Lahir pada tanggal 19Agustus 1883 di Saumur, Prancis Selatan. Gabrielle Chanel me- ngawali kariernya se- bagai desainer topi di tahun 1908, pertama di Paris dan kemudian di Deauville. Di tahun 1913 Coco membuka toko busananya yang pertama. Coco Chanel adalah cou¬ turier yang me- ngukuhkan eksistensi wanita di seluruh dunia. Coco mende- sain busana minimalis sesuai dengan gaya busana yang ingin dikenakannya. la menjadi pelopor gaya busana modern dengan desain androgynous dan praktis untuk wanita, berbeda dengan gaya busana belle epoque pada masa itu. Dengan cepat Coco mendapat nama 'grande mademoiselle' of fashion karena rancangan- nya. Selain garis rancangan-nya, ia berani menggunakan bahan yang sebelumnya tidak pernah digunakan. Misalnya menggunakan wool jersey— awalnya hanya digunakan untuk bahan pakaian dalam— sebagai bahan busana luar.
Coco yang jeli melihat kebutuhan wanita memutuskan House of Chanel harus memi-liki signature perfume. Gagas- an ini tidak pernah terlontar sebelumnya. Bahkan ia pernah berkata 'woman should smell like a woman, not a rose!', seperti ingin memprotes wangi parfum yang diperuntukkan bagi wanita pada masa itu.
Untuk merealisasikan keinginannya ini Coco bekerja sama dengan Ernest Beaux, seorang perfumer. Ernest Beaux menawarkan beberapa pilihan wangi parfum pada Coco yang tanpa ragu memilih wangi parfum urutan ke-5, Wangi parfum ini merupakan campuran antara 80 hingga 250-an wangi bahan alami dengan bahan sintetis alde¬hyde. Alhasil wangi parfum ini menjadi sangat berbeda, sa-ngat modern. Coco ke'mudian memilih meluncurkannya pada tanggal 5 bulan ke-5 tahun 1921. Dari sinilah tercipta nama parfum 'No.5' ini. Parfum ini menarik perhatian publik tidak hanya karena wanginyayang 'baru'. Namanya berkesan ultra-mo-

dern dan abstrak, dibanding- kan parfum lain di tahun 1920-an atau tahun sebelumnya— dengan nama bernuansa romantis. Bentuk botol persegi dengan label putih bertuliskan hitam semakin menambah kesan futuristik dan misterius dan menjadi hal lain yang membuat parfum legendaris ini laris di pasaran hingga sekarang. Bahkan desain botol No.5 kini diabadikan sebagai koleksi permanen Museum of Modern Art New York .
Jadilah Coco sebagai cou¬ turier wanita pertama yang meluncurkan parfum, berlabel No. 5 by Chanel, dan seluruh dunia — khususnya dunia fashion—tidak pernah melupa-kan peluncuran perdana par¬ fum No. 5 by Chanel pada tahun 1921. No.5 menjadi pelopor dimulainya era mass production dalam industri par¬ fum, karena keberhasilan penggunaan bahan sintetis oleh Ernest Beaux. Selain itu

parfum ini menjadi simbol kebebasan karena sebelum adanya No. 5 by Chanel ini, parfum hanya digunakan secara ekslusif di kalangan high-society lady di Eropa. Dan kebiasaan pada masa itu, kaum pria-lah yang membeli atau memberikan parfum pada para wanita sebagai hadiah, sehingga wanita tidak bebas menentukan wangi parfum yang diinginkannya. "You should wear a perfume you really like, your very own per¬fume," kata Coco . Pernyataan ini mempengaruhi cara pan- dang masyarakat pada waktu itu tentang parfum. Parfum ini pun membuka kesempatan bagi berbagai lapisan masyarakat, khususnya para wanita, untuk lebih leluasa menggunakan parfum. No. 5 by Chanel— satu dari sedikit best-selling parfum dalam industri fashion dan kecan-tikan—menjadi warisan Coco Chanel yang melegenda.

Selengkapnya......

Flavor dan Fragrance

Apa itu Flavor dan Fragran ??



Istilah flavor berasal dari istilah bahasa Inggris Flavor yang artinya aroma, sedang fragran berasal dari istilah bahasa Inggris Fragrance yang artinya wewangian. Secara ilmiah flavor atau aroma merupakan senyawa atau campuran senyawa kimia yang dapat mempengaruhi indera tubuh kita, misalnya lidah sebagai indera cecapan. Yang pada dasarnya lidah hanya mampu mengecap empat jenis rasa: yaitu pahit, asam, asin dan manis.

Disamping itu flavor sesungguhnya dapat membangkitkan rasa lewat aroma yang disebarkan, lebih dari sekedar rasa pahit, asin, asam dan manis. Lewat flavoring atau proses pemberian aroma pada suatu produk pangan, lidah dapat mengecap rasa lain sesuai aroma yang diberikan.

Sama fungsinya seperti flavor, fragran atau wewangian adalah senyawa atau campuran senyawa kimia yang dapat mempengaruhi indera tubuh kita, terutama hidung sebagai indera penciuman. Fragran biasanya digunakan pada produk rumah tangga dan kosmetik, seperti sabun, pasta gigi, sabun cuci, detergent, penyegar ruangan, pembersih lantai, shampo, bedak dan sejenisnya.

Semua flavor, begitu juga fragran, tidak tersedia dengan sendirinya, tetapi melewati proses yang rumit, yakni melibatkan proses penyulingan atau fermentasi, yang dikerjakan oleh industri flavor dan fragran.

Sejalan dengan semakin canggihnya teknologi, industri flavor dan fragran kini mampu menciptakan dan menghasilkan produk yang kisarannya mulai dari 100% alami sampai 100% sintetis. Namun yang pasti semua produk industri flavor dan fragran selalu mengacu kepada alam, yaitu buah-buahan, tumbuhan dan hewan.



Selengkapnya......

Pafum dengan Alkohol , Haram apa Tidak yah ??

Hingga kini masalah parfum beralkohol masih tetap menjadi pembicaraan. Masih ada keraguan apakah memang diperbolehkan menggunakan parfum yang mengandung alkohol atau tidak. Keraguan ini memang memerlukan penjelasan yang tuntas. Menurut Anton Apriyantono, dosen Teknologi Pangan dan Gizi IPB menyatakan bahwa dalam kaidah fikih pada dasarnya semua makanan dan minuman itu halal. Kecuali yang secara jelas diharamkan berdasarkan Alquran dan hadis yang sahih



Parfum telah karib dalam kehidupan kita. Ia menjadi salah satu penunjang kepercayaan diri ketika kita tampil di tengah khalayak. Sebab parfum memancarkan wewangian hingga orang betah berada di dekat kita dibandingkan jika mereka menghirup bau tak sedap dari tubuh kita. Tapi, tak jarang bagi sebagian kalangan umat Islam, parfum masih menyisakan masalah. Status kehalalannya diliputi tanda tanya karena banyak parfum di pasaran mengandung alkohol. Tak heran jika kemudian banyak produsen atau pedagang yang menawarkan parfum nonalkohol.
Bahan konsumsi
Hingga kini masalah parfum beralkohol masih tetap menjadi pembicaraan. Masih ada keraguan apakah memang diperbolehkan menggunakan parfum yang mengandung alkohol atau tidak. Keraguan ini memang memerlukan penjelasan yang tuntas. Menurut Anton Apriyantono, dosen Teknologi Pangan dan Gizi IPB menyatakan bahwa dalam kaidah fikih pada dasarnya semua makanan dan minuman itu halal. Kecuali yang secara jelas diharamkan berdasarkan Alquran dan hadis yang sahih. Dengan demikian, katanya, apa yang tak diharamkan tentunya hukumnya adalah halal. Dalam kasus khamar yang diharamkan adalah segala sesuatu yang bersifat memabukkan. Ini, dalam konteks bahan-bahan yang dikonsumsi seperti minuman keras.
Sedangkan bahan-bahan lain yang tidak normal dikonsumsi seharusnya tak dikenai hukum. Misalnya bahan-bahan kimia atau solven organik yang terdapat di dalam parfum. "Karena alkohol yang menjadi solven organik dalam parfum tidak dikonsumsi," katanya. Ia menyatakan jika bahan-bahan kimia itu dikonsumsi maka akan menimbulkan kematian. Hal yang sama juga berlaku bagi bahan kimia lain yang digunakan dalam parfum. Jika bahan-bahan ini dikonsumsi juga akan menyebabkan kematian.
Menurut Anton, masih terdapat kegamangan tentang hukum alkohol yang ada di dalam parfum akibat masyarakat sering menyamakan antara khamar dan alkohol. Padahal keduanya berbeda. Ia menyatakan bahwa alkohol atau etanol adalah bahan kimia yang tidak dikonsumsi. Sedangkan khamar biasanya dikonsumsi. Ia mengakui alkohol memang ada di dalam minuman keras. Ia adalah salah satu saja bentuk dari khamar. Akan tetapi alkohol tak terdapat di dalam narkoba semacam morfin. Padahal morfin adalah khamar juga.
Tak semata alkohol
Anton yang juga auditor LP POM MUI ini menyatakan, yang menyebabkan suatu minuman keras bersifat memabukkan bukan hanya akibat keberadaan alkohol atau etanol. Namun, semua bahan yang ada di dalam minuman keras tersebut. Jika alkohol haram lalu mengapa bahan lainnya tak dinyatakan haram? Padahal bahan-bahan kimia lain semacam asetanilda, propanol, butanil, dan metanol yang normal ada di dalam minuman keras bersifat lebih toksik dibandingkan etanol. Meski ia mengakui bahwa kadar alkohol menjadi ukuran apakah suatu minuman termasuk minuman keras atau bukan.
Hal tersebut dilakukan hanya untuk memudahkan dalam penetapan apakah suatu minuman tergolong minuman keras. Namun, tambah Anton, bukan samata-mata keberadaan alkohol yang menyebabkan sesuatu itu diharamkan. Jika demikian maka segala sesuatu yang mengandung alkohol adalah haram. Sebab, buah-buahan, roti, cuka maupun kecap juga mengandung alkohol padahal masyarakat tahu bahwa semua itu hukumnya halal.
"Kita tak bisa mengatakan bahwa alkohol dalam buah-buahan itu halal namun alkohol dalam parfum haram. Padahal zat dan sifatnya sama," tandasnya. Oleh karenanya, soal keberadaan alkohol di dalam parfum Anton menyarankan untuk mengembalikannya kepada hukum yang berasal dari Alquran dan hadis. Di sisi lain, mestinya masyarakat melihat segalanya secara menyeluruh terutama terkait dengan konteks. Misalnya, mereka harus tahu bahwa konteks khamar adalah sesuatu yang dikonsumsi.
Sumber : Republika (10 September 2004)

Selengkapnya......

Jenis-jenis Parfum

Minyak wangi merupakan salah satu pelengkap di meja rias kita. Tak hanya wanita, pria masa kini pun tak malu-malu lagi menggunakannya. Namun yang kerap terjadi, minyak wangi yang seharusnya menebarkan aroma semerbak, menjadi sebaliknya. Masalahnya, salah dalam penggunaannya



SERBA-SERBI MINYAK WANGI

Minyak wangi merupakan salah satu pelengkap di meja rias kita. Tak hanya wanita, pria masa kini pun tak malu-malu lagi menggunakannya. Namun yang kerap terjadi, minyak wangi yang seharusnya menebarkan aroma semerbak, menjadi sebaliknya. Masalahnya, salah dalam penggunaannya.

Tiga Macam Minyak Wangi
Eau de perfume:
Meskipun kandungan alkoholnya sedikit, tapi aroma wanginya bisa tahan cukup lama dan kuat. Cocok digunakan untuk pesta atau acara malam hari.

Eau de Toilette:
Memiliki kadar alkohol yang tinggi. Aroma wewangian ini ringan, tidak terlalu tajam, dan awet. Cocok digunakan pada setiap kesempatan.

Eau de Cologne:
Jenis wewangian yang ringan dan standar. Biasa digunakan setelah habis mandi untuk menyegarkan tubuh.

Saat mencoba minyak wangi ketika hendak membelinya, sebaiknya tidak mencoba lebih dari 2 jenis dan usahakan kulit dalam keadaan kering. Tes minyak wangi langsung pada kulit pergelangan tangan. Ini lebih baik daripada sekadar mencium wangi parfum dari kertas tester, karena wangi yang timbul bisa berbeda.

Demikian juga saat memakai, sebaiknya tidak dituang ke tangan karena harumnya minyak wangi di tangan akan masuk ke dalam botol dan mempengaruhi keharumannya.

Agar baunya tetap melekat di tubuh, gunakan parfum semprot. Selain irit, percikan minyaknya bisa menyebar ke sekelilingnya. Bisa juga teteskan atau semprotkan minyak wangi ke kapas, tempatkan di dada, dengan demikian aromanya bisa bertahan lama.

Tips:
1. Eau de Parfum sebaiknya tidak langsung disemprotkan ke baju karena akan menimbulkan noda dan sulit hilang. Gunakan selalu pada kulit badan. Parfum yang disemprotkan atau digunakan ke badan akan berkembang dan menjadi makin lembut nantinya.

2. Semprotkan atau oleskan minyak wangi di belakang telinga, leher, belakang lutut, dan belahan dada.

3. Sebaiknya, kemasan minyak wangi disimpan ditempat yang sejuk seperti di lemari pendingin agar bertahan lebih lama dan bau serta warnanya tidak berubah.

4. Kini minyak wangi tersedia dalam berbagai ragam aroma dan botol/kemasan aneka bentuk serta rupa. Wadah/botol yang tidak transparan akan lebih awet dibanding yang transparan, karena isinya terlindung dari matahari


Selengkapnya......